Posts

Showing posts from 2011

KMIK dan Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Image
Jabal Akbar Noor  Jika anda bertanya organisasi apa yang saya incar pertama kali saat mendapat status mahasiswa, saya akan menjawab KMIK. Apa itu KMIK? Ada yang menyebutnya ka-em-i-ka dan ada juga yang menyebut ke-mik. Tapi bagaimanapun orang menyebutnya, KMIK tetaplah singkatan dari Keluarga Mahasiswa Islam Kehutanan. KMIK adalah sebuah organisasi yang mewadahi mahasiswa-mahasiswa untuk melaksanakan salah satu aktivitas mulia, yaitu berdakwah. Amar ma'ruf nahi munkar Tak seperti organisasi yang lain, kata "keluarga" telah memberikan suasana yang penuh kesejukan dalam organisasi ini. Ucapan salam dan senyum selalu hadir saat saling bertemu dengan sahabat KMIK yang lain. Tentu saja tak lupa menularkan kebiasaan baik ke teman-teman yang lain,  a mar ma'ruf nahi munkar. Ashar Kita pasti pernah menyaksikan orang tua yang melarang anaknya makan es krim ketika si anak terserang flu. Si anak biasanya akan merengek kepada ibunya, namun sang ibu tetap bersikukuh mela...

OBSESI #8 Ironi-ironi Pesta Tahun Baru

Image

Oksigen Buatan Indonesia

Image
Oksigen Buatan Indonesia

Terpilihnya Ahmad Karsidi sebagai Presiden IFSA LC UGM

Image
IFSA (International Forestry Student's Association) adalah jaringan global untuk mahasiswa kehutanan. Asosiasi ini menyatukan sekitar 3000 mahasiswa kehutanan di sekitar 73 Local committe (LC) atau asosiasi member di lebih dari 54 negara. IFSA adalah organisasi non pemerintah, nirlaba, dan non relijius, sepenuhnya dijalankan oleh mahasiswa untuk mahasiswa. IFSA juga ada di universitas-universitas di Indonesia, salah satunya adalah UGM. Di UGM, IFSA berada d Fakultas Kehutanan dan disebut IFSA LC UGM. Saat ini para member IFSA LC UGM cukup aktif dalam pertemuan-pertemuan di kancah internasional, sebut saja Finlandia, Jepang, Thailand, Korea Selatan, dan lain-lain, sudah pernah mereka sambangi. Kepengurusan IFSA 2010-2011 dengan presiden Amalia Anindia Syarief, mahasiswa Konservasi Sumber Daya Hutan 2008, telah berakhir. Kali ini estafet kepemimpinan telah beralih ke Ahmad Karsidi (Teknologi Hasil Hutan 2009). Kemarin (18/12), sidang umum IFSA telah memutuskan bahwa preside...

Mengapa Harus Menyontek?

Image
Kehidupan kampus bukan hal asing lagi bagi saya. Saya sudah hampir merampungkan 5 semester dan sudah bisa dibilang saya sudah melewati setengah jalan perjuangan.  Kehidupan kampus begitu diidamkan-idamkan oleh para siswa yang yang sudah menginjak tahun terakhir di SMA. Mereka berkutat pada latihan-latihan soal ujian masuk perguruan tinggi, demi impian memasuki perguruan-perguruan tinggi favorit untuk meniti jalan meraih impiannya masing-masing. Walaupun hanya sebagian kecil dari mereka yang bisa mendapatkan kesempatan ini. Banyak dari mereka yang harus puas dengan ijazah SMA karena berbagai kendala.  Saya sudah cukup banyak mengecap manis dan pahitnya kehidupan di kampus. Proses untuk mendapatkan ilmu ternyata tidaklah cukup hanya dengan kemauan, namun dibutuhkan landasan kuat, untuk apa kita menuntut ilmu?  H anya sekedar untuk peningkatan taraf hidup (biasanya diukur dengan materi) atau ada keinginan yang kuat sebagai tugas dari Sang Pencipta Allah SWT yang mewajibkan...

Catatan Rimbawan Berbicara tentang Pemilihan Raya

Image
Euphoria Pemilihan Raya (Pemira) di Universitas Gadjah Mada (UGM) makin hari makin terasa, walaupun tak semeriah tahun lalu. Foto-foto calon presiden mahasiswa dan dewan perwakilan mahasiswa KM (kleuarga mahasiswa) UGM bisa dilihat dalam format yang beragam, bisa berupa baliho, pamflet, leaflet kecil, dan yang sekarang sedang naik daun adalah penggunaan internet dan jejaring sosial. KM Fakultas Kehutanan (KM FKT) juga tak mau ketinggalan even tahunan ini. Setiap fakultas juga mengadakan pemira untuk memimpin lembaga eksekutif maupun legislatifnya masing-masing, termasuk fakultas kehutanan. Bursa calon tak pernah kehabisan stok, selalu ada yang mencoba mengisi lowongan menjadi calon dengan berbagai motivasi yang berbeda.  Jika saya disuruh mengungkapkan pendapat mengenai pemira tingkat fakultas, saya akan mengurai beberapa hal. Pertama, terkait adanya kubu pengamat, organisasi A, organisasi B, dan independen. Istilah ini akan bergema ketika calon yang lolos pendaftaran dan ve...

Mereka Bernama Mimpi, Cita, dan Harapan

Image
Berbicara tentang masa depan, memang sesuatu yang belum bisa kita jamah. Masa depan, sampai saat ini masih menjadi misteri dan hanya dapat diketahui ketika kita telah melewatinya. Namun sudah bisa terjamah oleh alam pikiran dengan cara merumuskan mimpi, merajut cita, dan membangun harapan untuk menciptakan sendiri masa depan kita. Waktu tak pernah mau berkompromi dengan kita, tak sadar kita terus berjalan bersamanya. Di tengah perjalanan, orang yang selalu merencanakan hidup dengan baik tidak akan terlalu terkejut dengan perjalanan yang dilaluinya bersama sang waktu. Sedangkan seseorang yang terlalu terbuai oleh buaian waktu pada suatu saat akan berbalik memaki-maki sang waktu karena bayang-bayang kegagalan menghimpitnya. Sebagai manusia yang dewasa, sudah menjadi keharusan bagi kita untuk membuat perencanaan yang matang untuk melalui jeram-jeram kehidupan yang tidak sudi mendengar keluhan kita. Tidak terlalu dini ketika kita mengotak-atik jadwal hidup ini di saat kita baru meras...

Internet Menyuburkan Citizen Journalism

Image
Pernahkah diri anda menjadi seorang jurnalis atau wartawan? Anda mungkin banyak yg menjawab belum. Kebanyakan di antara kita membayangkan sosok wartawan biasanya menenteng kamera atau kamera video, notebook, recorder, kartu pers, atau atribut-atribut lainnya yang bisa melekat pada seorang wartawan. Internet telah membuat kita Xlangkah Lebih Maju untuk mematahkan "mitos" ini. Belakangan ada aliran jurnalisme yang berkembang cukup pesat. Jurnalisme ini tidak mengharuskan seseorang untuk berprofesi tetap sebgai jurnalis atau terikat dgn industri media massa. Aliran ini dikenal dengan istilah " citizen journalism ". Sehingga siapapun kini bisa menjadi jurnalis. Menurut  Curt Chandler ,  citizen journalism  merupakan kegiatan melaporkan berita yang dilakukan warga biasa, yang tidak dimaksudkan memperoleh uang tetapi memiliki minat pada satu topik tertentu.   Setiap orang bisa menjadi citizen journalist melalui berbagai media, radio, TV, dan media lainny...

Antara Global Warming dan Energi

Global warming atau kita sebut saja GW sudah menjadi yang asing di telinga kita. “Ke-global-annya” membuat isu yang satu ini diangkat ke lingkup negara bahkan internasional. Isu ini untuk pertama kalinya dibawa ke lingkup internasional pada tahun 1972 dalam konvensi PBB di Stockholm, jika kita hitung-hitung maka sudah  38 tahun isu ini diangkat, namun masih sangat sulit mengkoordinasi umat manusia untuk bahu-membahu untuk mengatasi masalah ini. Secara singkat GW merupakan pemanasan bumi yang terjadi secara global di seluruh dunia. Lalu apa hubungannya dengan energi? Kita semua tahu bahwa sejak zaman dahulu kala kita tidak akan pernah bisa hidup tanpa energi, energi itu dapat berasal dari matahari, makanan, angin, air, panas bumi, bahan bakar fosil, dan yang telah berubah ke bentuk lainnya.Saya sendiri memerlukan energi listrik untuk mengetik artikel ini di komputer, perlu makan untuk berpikir dan menggerakkan tangan untuk mengetik sebuah artikel sederhana ini. Sejak SD saya sudah ...

Hujan telah Mengingatkan Kita!

Image
Kayuhan sepedaku terpaksa harus ku hentikan. Langit saat ini sedang bermurah hati menurunkan tetes-tetes hujan yang begitu penuh dengan makna. Bagiku sendiri hujan kali ini bermakna teguran bagiku agar jangan pernah lupa membawa jas hujan kalau  bepergian. Bagi penjual warung yang aku singgahi, hujan ini mungkin bermakna syukur karena ada yang singgah untuk sekedar menyeruput teh hangat di warungnya. Lain lagi bagi petani, pasti mereka juga bersyukur karena hujan kembali membasahi tanahnya sehingga bisa ditanami lagi. Ada juga yang sedikit rasa kecewa (tapi pasti tetap bersyukur), seperti seorang penjual es yang bersama-sama sholat berjamaah di masjid yang ku singgahi yang pasti akan kehilangan pembeli karena cuaca yang cukup dingin. Warga Jogja yang berada di bantaran Kali Code mungkin akan merasa was was, kalau-kalau ada banjir lahar dingin. Bagi pengusaha kayu yang menggunakan sistem pengeringan kayu alami akan memerlukan waktu lebih lama karena kelembaban udara akan meningkat. ...

Masuk Hutan, Terjerat Perangkap Babi

Image
Usia muda bukan alasan menunda karya. Doktor bidang forest product lulusan Jepang ini umurnya belum genap 38 tahun, tapi hasil penelitiannya sudah mengisi banyak jurnal internasional. Sekitar 150 jenis tanaman telah "dikuliti" khasiatnya oleh pria yang menyelesaikan program S1 dan S2 di Unmul ini. Enos Tangke Arung , nama peneliti sekaligus dosen di Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Unmul) ini. Mengenakan baju batik, dia menyambut kedatangan harian ini di Laboratorium Kimia Hasil Hutan, Fahutan, bersama ketua laboratorium (lab) tersebut, Irawan Wijaya Kusuma. Enos mengatakan, tak jarang keluar masuk hutan untuk mencari sampel penelitiannya. Tapi, pekerjaan di laboratorium lebih memakan waktu ketimbang yang diperlukan memburu sampel. Beberapa waktu lalu, dia dan tim peneliti yang terdiri dari beberapa mahasiswa terjun ke hutan di Kutai Barat selama setengah bulan. Enos akan menggalu bahan tradisional yang digunakan masyarakat Dayak untuk kesehatan. "Misaln...

Rimbawan Menulis di Media Massa? Siapa Takut!

Image
Apakah anda berminat menulis di media massa? Setelah mengikuti kuliah Komunikasi Informasi Kehutanan, saya terpacu untuk sekedar menampilkan tulisan saya di media yang dibaca banyak kalangan, koran misalnya. Untuk menjamin agar tulisan kita bagus, tentu tidak boleh sembarangan. Agar bisa meminimalisir kegagalan, barangkali belajar dengan orang yang berpengalaman bukan ide yang buruk. Saya sendiri mencoba bertanya kepada salah satu dosen lulusan PhD d i Gottingen, Jerman. Kebetulan saya googling ternyata cukup banyak tulisan beliau di media massa, beliau adalah Pak Ahmad Maryudi . Terutama untuk mahasiswa Fakultas Kehutanan, nampaknya tips-tips berikut akan sangat bermanfaat. Berikut adalah tips-tips yang beliau berikan: 1. isu kehutanan relatif tidak begitu menarik bagi media. hanya beberapa yg punya kepedulian, terutama Jakarta Post dan Jakarta Globe . Kecuali jika isu kehutanan tersebut digabung dg isu yg lebih luas, misal climate change , ketahanan pangan. Isu sawit disini mgkn b...

Eksotisme Arboreteum "Hutan Mini Pardiyan" dan Burung-burungnya

Image
Selama ini hutan identik dengan pohon-pohon rimbun yang berada di daerah pinggiran kota atau pedesaan. Banyak orang yang takut ke hutan karena dalam pikiran mereka hutan adalah daerah yang jarang dijamah manusia, banyak ularnya, ada penunggunya, dan juga nyamuk-nyamuk yang terkenal ganas.  Menurut yang saya pahami, hutan merupakan bentuk dari asosiasi antara flora dan fauna yang saling berinteraksi dan membentuk iklim mikro yang berbeda dengan iklim di luarnya. Hutan biasanya merupakan area yang luas dan memang jarang berada di tengah kota. Namun bagaiman jika hutan berada di tengah kota? Itulah yang bisa kita temukan di salah satu sudut kampus Universitas Gadjah Mada di kawasan Bulaksumur, Sleman. Hutan ini dinamakan dengan sebutan Arboreteum Pardiyan atau Arboreteum "Hutan Mini Pardiyan". Menurut keterangan salah seorang dosen kehutanan, arboreteum menjadi seperti saat ini terjadi karena ketidaksengajaan. Awalnya dosen-dosen sering menanami lahan-lahan itu dengan ben...