Posts

Melakukan Eksperimen di Fasilitas Sinkrotron Terbesar di Jepang

Image
Sisa-sisa salju di SPring-8 Warna putih yang berasal dari sisa-sisa salju mewarnai rute perjalanan ketika kami hampir tiba di lokasi tujuan, SPring-8. Kesempatan kali ini (2 Februari 2018) adalah kali kedua saya melakukan percobaan di fasilitas sinkrotron generasi ke-3 terbesar di dunia dan tentu terbesar di Jepang.   Lokasi fasilitas canggih yang diresmikan tahun 1997 ini berada di daerah perbukitan Harima, Prefektur Hyogo. Suhu udara musim dingin dan matahari yang nampak malu-malu adalah kombinasi yang tepat membuat saya lebih memilih beraktivitas di dalam ruangan.   Ada banyak instrumen yang tersedia di Spring-8, instrumen yang biasa kami gunakan adalah X-ray Microtomography di BL20XU. Biasanya instrumen ini digunakan untuk memperoleh gambar tiga dimensi dari suatu material melalui bantuan sinar X-ray.   Untuk bisa menggunakan fasilitas ini, sebelumnya kami harus mengikuti semacam kuliah atau pembekalan khusus yang berisi pemahaman dasar ...

Cara Mudah Mendapatkan Informasi Ciri Anatomi Kayu melalui Internet

Image
Pengamatan ciri anatomi kayu (ilustrasi*) Dalam kehidupan sehari-hari, kadang kita bisa dengan mudah membedakan satu jenis kayu dengan jenis kayu lainnya. Misalnya, ketika anda diminta membedakan mana furnitur yang berbahan dasar kayu jati dan yang mana yang berbahan kayu sengon. Dengan modal pengetahuan dan pengalaman tentang jati dan sengon, barangkali permintaan ini tak akan sulit untuk dilaksanakan. Ada kemungkinan kita membedakan kayu tersebut berdasarkan berat, tingkat kekerasan, warna, dan teksturnya. Atau bisa saja kita tidak menyadari bagaimana kita bisa dengan mudah membedakannya. Lalu, bagaimana jika anda diminta untuk mengidentifikasi sepuluh macam furnitur dengan bahan dasar kayu yang berbeda jenis satu sama lain? Semakin banyak jumlah jenis kayu yang harus diidentifikasi, maka tingkat kesulitan proses identifikasi akan semakin bertambah. Untungnya kayu memiliki ciri-ciri yang berbeda satu sama lain. Salah satu ciri yang banyak digunakan sebagai dasar untuk melakukan...

Meniti Langkah ke Kyoto (bagian 2): Menghadapi Dua Pilihan

Image
Manusia memang sosok makhluk yang unik. Ketika tidak mempunyai pilihan mereka akan kebingungan. Namun ketika dihadapkan dengan banyak pilihan, mereka tidak kalah bingung. Begitupula saya, tidak hanya satu kali menghadapi situasi yang mengharuskan saya memilih dengan segala konsekuensi baik dan buruknya. Di sinilah kita diharuskan untuk belajar memilih dengan bijak dengan tak melupakan Sang Penguasa segala urusan. Tulisan ini merupakan kelanjutan dari  Meniti Langkah ke Kyoto (bagian 1)

Meniti Langkah ke Kyoto (bagian 1)

Pagi itu, aku mengayuh sepeda seperti biasanya menuju kampus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Mengendarai sepeda mungkin terlihat kuno di tengah modernitas zaman. Namun, selalu ada alasan baik untuk mengendarai kendaraan roda dua ini. Selain berolahraga secara gratis, saya juga bisa lebih santai menikmati perjalanan. Aktivitas warga Jogja tampak lebih dinamis jika dilihat sambil mengendarai sepeda. Rimbunnya pepohonan menjadi penanda tibanya di Fakultas Kehutanan. Waktu itu tidak sengaja memperhatikan spanduk yang dipasang di tempat yang biasa digunakan untuk memasang pengumuman. Spanduk yang warna didominasi oleh warna abu-abu itu mengangkat judul International Workshop on Conservation of Archaeological Waterlogged Wood yang diadakan di UGM, tanggal 19 Januari 2015. Berhubung kuliah S1 saya berhubungan dengan kayu, rasa tertarik tiba-tiba muncul. Rasa penasaran itu membuat saya mencari informasi lebih lanjut tentang acara itu.

Bertualang ke Florence bersama Langdon

Image
Penampakan novel Inferno Sumber; Koleksi Pribadi Terbangun di rumah sakit yang berada di luar negeri membuat Robert Langdon , seorang Profesor bidang ikonologi dan simbologi dari Universitas Harvard, benar-benar kebingungan. Dia terbangun di  Florence , Italia, setelah mengalami mimpi buruk yang benar-benar berbekas di memorinya. Baru saja terbangun dia  harus menghadapi ancaman dari seseorang yang mencoba merenggut nyawanya. Kali ini Dan Brown kembali lagi dengan kisah-kisah thrilller dengan tetap menghadirkan Robert Langdon sebagai tokoh utama. Novel ini telah lama terbit, namun kebetulan saya baru bisa menyempatkan waktu untuk menyelesaikan review ini. Brown tak pernah berhenti menampilkan sosok Langdon sebagai seorang profesor yang selalu cerdas memecahkan teka-teki berhubungan dengan simbol-simbol. Saking cerdasnya saya berpikir, apa mungkin ada orang akademisi secerdas itu yang otaknya seolah-olah seperti komputer kecepatan tinggi yang bisa mengakses ingatan ...

Pergi untuk Kembali - Versi PK-50 Jogja dan Sekitarnya

Image
Halo.. terima kasih sudah meng-klik link yang saya berikan di notes nya. Setidaknya membuktikan kalau kalian penasaran sama pesan-pesan dari saya. Hitung-hitung sekalian promo dan mengaktifkan blog. Luar biasa teman-teman awardee PK-50 Jogja (dan sekitarnya) yang sejak Oktober lalu saling kenal dan sampai sekarang masih terus kontak (terima kasih Menyapa Indonesia yang memberikan kesempatan untuk itu).  Tanpa berbasa-basi, ini pesan buat teman-teman ya.  Buat Yhone Arialistya Luar biasa wakil ketua Menyapa Indonesia PK-50 ini. Pertama kali bertemu saat kopdar bareng PK-50 Jogja versi awal. Kita berhasil memecahkan rekor sebagai regional yang pertama kali kopdar. Sebuah pencapaian yang luar biasa.  Selamat menjadi mahasiswa, semoga nantinya menjadi ahli entomologi handal yang disegani. Lulus tepat waktu dan bisa melanjutkan lagi S3 nantinya (semoga bisa melebarkan sayap ke abroad ya!). Tapi jangan lupa sebelum lanjut S3, nikah dulu ya. Semoga segera menemukan s...

Sembilan Nyawa Allan Karlson (Sebuah Resensi)

Image
Judul Novel : The 100-Year-Old Man Who Climbed Out of The Window and Dissapeared Diterjemahkan dari “The Hundred-Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Dissapeared” Penerbit : Bentang Penulis : Jonas Jonasson Penerjemah ke dalam Bahasa Indonesia : Marcalais Fransisca Editor : Ade Kumalasari Kali pertama membaca judul novel ini, entah kenapa intuisi ini begitu yakin bahwa novel ini layak untuk dibaca. Judulnya yang panjang “The 100-Year-Old Man Who Climbed Out of The Window and Dissapeared” (terjemahan kasar saya Pria Berumur 100 Tahun yang Memanjat Keluar melalui Jendela dan Menghilang) telah menunjukkan aroma komedi yang kental dalam novel ini. Meskipun tak sekalipun pernah membaca review tentang novel ini, setelah membaca sinopsis singkat pada sampul belakang saya nampak begitu yakin untuk membelinya. Novel ini dikarang oleh Jonas Jonasson, seorang penulis Swedia, dengan judul asli “HundaÃ¥ringen som klev ut genom fönstret och f...

Demi Sebongkah Belerang

Image
Tidak jarang kita masih memandang heran terhadap jalan hidup yang dipilih orang lain. "Kenapa sih mau-maunya kerja di tempat kayak gitu?", "Kenapa sih nggak sekolah yang tinggi?", "Kenapa sih capek-capek ngeluarin duit buat bayar sekolah sama kuliah?". Berbagai bentuk rasa heran semacam itu acapkali masih bisa kita dengar di tengah heterogenitas masyarakat. Pekan lalu saya mencoba melihat salah satu jalan hidup yang tak kalah mengherankan "bagi saya", penambang belerang tradisional.  Kawah Ijen dengan danau belerang di tengahnya Tahun 2012, saya menyaksikan tayangan dokumenter " Working Man's Death: Ghosts " yang ditayangkan oleh Al Jazeera. Tayangan ini menceritakan betapa berbahayanya kehidupan para penambang belerang di kawasan  Ijen  yang berada di daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Barangkali tidak hanya tayangan dokumenter ini yang menyorot tentang kehidupan penambang belerang tradisional di Ijen dan obyek wisata Ijen,...

Status Saya Saat Ini? Pengangguran?

Berhasil mendapatkan gelar sarjana barangkali tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Apalagi pada bidang yang bukan merupakan bidang yang saya gemari sejak kecil. Pertanyaan-pertanyaan seputar pekerjaan atau kesibukan saat ini mulai sering saya dapati. Cukup membingungkan memang status saya saat ini. Mahasiswa bukan, pekerja tetap juga bukan.  Sebenarnya saat ini saya sudah punya kesibukan di dua tempat. Pertama, di Subdirektorat Urusan Internasional yang berada di bawah koordinasi Wakil Rektorat Bidang Kerjasama dan Alumni UGM. Kedua, saya juga menjadi asisten untuk urusan-urusan penelitian dosen pembimbing skripsi saya, Dr. Widyanto Dwi Nugroho. Percayalah, punya pekerjaan di dua tempat sekaligus bukanlah hal yang mudah. Butuh fokus untuk mengerjakan keduanya.

Kerjakan Sesuatu dengan Sebaik-baiknya

Image
Kembali lagi puasa menulis menjangkiti diri ini. Entah karena terlalu asik "bercinta" dengan skripsi atau karena gangguan-gangguan lain yang lebih "menggoda" daripada sekedar update blog ini. Karena hubungan saya dengan skripsi sudah hampir selesai, sudah saatnya mengakhiri mati suri atau juga bisa disebut hibernasi menulis ini. Tulisan ringan ini sekedar untuk memberitahu kepada pembaca bahwa sang penulis Catatan Rimbawan masih hidup dan terus berusaha untuk menghasilkan karya-karya terbaiknya. Yah, jangan sampai kalah dengan para blogger yang selalu "istiqomah" dan blogger-blogger baru yang bermunculan dengan gayanya masing-masing. Adakah pembaca yang pernah mendengar nasihat berikut: "Kerjakan sesuatu dengan sebaik-baiknya" Nasihat singkat ini berkali-kali saya dengar dari salah seorang dosen. Sampai-sampai ketika saya melihat dosen tersebut yang ada di pikiran saya adalah nasihat ini. Dosen tersebut bernama Dr. Sri Nugroho Marsoe...

Terima Kasih Abu Atas Tegurannya

Image
Pemandangan di depan rumah kami saat hujan abu terjadi Tiga hari ini bukanlah hari-hari yang nyaman untuk dilalui. Harus berjibaku dengan abu bukanlah hal yang kami (warga Yogyakarta) harapkan. Kiriman kilat abu vullkanik dari Gunung Kelud yang meletus pada Kamis malam (13/2) membuat aktivitas di Yogyakarta menjadi cukup carut marut saat Jumat pagi (14/2) Hari Jumat itu sangat sulit menemukan warung makan. Kalau KFC sih buka, tapi apa rela?? Entah kenapa harus berpikir berkali-kali untuk makan di sana. Belum lagi harus menunaikan kewajiban mendistribusikan buletin Jumat ke masjid-masjid yang tentu saja mengharuskan saya keluar rumah.  Jika diminta untuk membandingkan kondisi abu di Jogja saat ini dengan suasana Jogja saat letusan Merapi tahun 2010. Rasanya masih lebih baik saat tahun 2010. Namun seharusnya tidak  ada alasan bagi kami untuk mengeluh, toh kami hanya menerima abu dan tidak ada alasan yang memaksa kami untuk mengungsi ke tempat lain. Lain halnya dengan...

Wakil Rakyat

Image
Rasanya saya tidak perlu banyak berkomentar tentang video yang terlampir pada entri kali ini. Video di atas merupakan wawancara kepada salah satu calon anggota DPR dari PPP, Angel Lelga, pada acara Mata Najwa. Jika anda ingin melihat bagaimana kualitas calon anggota legislatif yang akan berlaga pada Pemilu tahun ini rasanya tidaklah salah jika anda menyaksikan video ini. :)

Instal Microsoft Office Gratis untuk Mahasiswa UGM

Untuk para mahasiswa, perangkat Microsoft Office adalah salah satu software yang wajib dikuasai. Bagi mahasiswa yang memiliki komputer, tentunya juga wajib untuk menginstal software tersebut ke komputernya masing-masing. Namun sayangnya, untuk mendapatkan Microsoft Office yang asli kita harus mengeluarkan ongkos yang tidak sedikit ( cek harga ). Sehingga banyak yang memilih menggunakan software bajakan. Cukup dengan menyewa VCD installer yang berisi software bajakan kita sudah bisa menggunakan Microsoft Office yang mirip seperti aslinya.Walaupun sebenarnnya kita tahu hal tersebut adalah tindakan yang melanggar hukum. Apakah nggak ada cara lain untuk mendapatkan Microsoft Office asli yang murah, bahkan yang GRATIS? Jika anda bertanya seperti itu, maka beruntung anda mau singgah di blog ini. Namun saya beritahu sejak awal, info ini diperuntukkan khusus untuk mahasiswa UGM! 

Tahun Baru, Penting?

Image
Letupan kembang api tak kunjung berhenti sejak matahari tenggelam kemarin sore hingga lewat tengah malam. Sebuah pertanda bahwa kita telah  masuk ke tahun yang baru. Aah! Nampaknya terlalu klise mengawali tulisan di awal tahun dengan kalimat-kalimat  semacam ini. Mungkin sebagian besar sudah muak membaca tulisan tentang tahun baru. Tentu saja kalau saya tidak salah menduga. Apa esensinya tahun baru bagi kita? Tahun baru masehi lagi!!! - Berharap pembaca tidak membayangkan saya memasang tampang penuh kemarahan dan di tangan tergenggam sebilah katana (pedang samurai) :) Saya tidak bermaksud untuk menulis tentang haramnya merayakan tahun baru masehi. Karena saya yakin rekan-rekan yang lain juga sudah banyak yang menulis tentang itu. Dan saya rasa pembaca sudah sangat jenius untuk menilai boleh atau tidaknya merayakannya. Tergantung pada pembaca, tetap bersikukuh terhadap tradisi tersebut atau mulai berpikir ulang tentang kebolehan perayaan tahun baru!

Menulis Lagi

Tanpa terasa sudah hampir tiba di penghujung tahun. Bumi ini hampir menggenapkankan perputarannya mengelilingi matahari yang berarti tahun 2013 akan segera berakhir. Waktu memang penuh misteri, terkadang kita menginginkan waktu berlalu dengan segera tetapi tak jarang juga kita menginginkan waktu berjalan lambat. Ya.. itulah tabiat manusia. Begitu banyak hal yang ingin saya tulis, namun skripsi seakan menahan saya untuk berhenti menulis sementara waktu. Khawatir akan terlalu larut dengan keasyikan menulis. Padahal kenyataannya, ketika tidak menulis, skripsi malah terabaikan oleh aktivitas-aktivitas yang kontra produktif. Lagi-lagi.. inilah tabiat manusia .. atau lebih tepatnya tabiat saya. Saya sangat merasakan adanya sesuatu yang menghilang ketika tidak menulis. Terutama menulis untuk mengupdate blog ini ataupun akun saya di Kompasiana. Walaupun sebenarnya tulisan saya tidaklah begitu menarik, dapat dilihat dari tanggapan yang minim untuk tulisan yang saya tulis. Setidaknya buah pi...

Selamat Jalan Om Aam

Image
12 November 2013 Pada malam itu, Rosi, sepupuku mengirim pesan singkat ke ponselku. Kami memang terhitung jarang saling mengirim pesan, kalaupun ada pesan berarti itu adalah satu hal yang penting. Benar saja, Rosi menanyakan no. telepon agen travel yang biasa mengangkut penumpang dari Bandara Sepinggan, Balikpapan menuju rumah kami di Tenggarong. Ya... aku dan Rosi memang tinggal di kota yang sama, mungkin jarak rumah kami hanya sekitar 50 meter. Ibu Rosi adalah saudara ibuku. Lalu apa alasan dia pulang di tengah-tengah tahun ajaran? Biasanya dia baru pulang ke rumah ketika semester berakhir. Terkadang iri, karena ketika libur semester genap, dia bisa pulang ke rumah hingga 3 bulan! Oh iya, Rosi dan aku selisih 2 tahun, dia saat ini sedang memasuki semester 5 manajemen informatika di AMIKOM Yogyakarta. Memang kepulangannya kali ini agak berbeda, ternyata ayahnya sedang sakit.

Mari Ikut BASARHUT

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya di sini dan di sini . BP2SDMK (Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kehutanan) membuka kesempatan bagi para lulusan kehutanan (Sarjana Kehutanan, Diploma 4 Kehutanan, dan Diploma 4 Penyuluhan Kehutanan) untuk mendapatkan pengalaman kerja dalam bidang kehutanan melalui program yang disebut BASARHUT (Bakti Sarjana Kehutanan) Ketentuan mengenai Basarhut telah ditetapkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.30 /Menhut-II/2013 tentang bakti sarjana kehutanan dalam pembangunan kehutanan yang bisa dilihat di sini . Adapun formasi yang dibutuhkan dapat dilihat di sini . Hal ini sesuai dengan tulisan saya sebelumnya, bahwa Kepala BP2SDMK Tachrir Fathoni membuka kesempatan bagi 120 orang lulusan kehutanan untuk direkrut menjadi tenaga Basarhut pada tahun 2014. Seratus dua puluh orang tersebut akan disebar di KPH-KPH model di mana setiap KPH model akan ditempatkan 2 orang tenaga Basarhut. Pendaftaran diumumkan secara resmi melalu...

Mahasiswa Asing Kenal Ekosistem Yogyakarta

Image
Berkunjung di Taman Nasional Gunung Merapi berpose di depan Akademi Perikanan Yogyakarta untuk melihat hutan kota Tidak seperti biasanya, warga Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo yang berada di bantaran Sungai Gajah Wong mendapat kunjungan dari mahasiswa yang berasal dari berbagai negara. Mahasiswa tersebut ingin melihat ruang terbuka hijau, instalasi pengolahan air limbah, serta energi alternatif biogas yang sudah dikelola dengan cukup baik di sana. Kegiatan kunjungan ini merupakan bagian rangkaian dari Eco-Tropical Summer Program 2013 yang diadakan oleh Kantor Urusan Internasional Universitas Gadjah Mada (KUI UGM).  

Eco-Tropical Summer Program 2013

Image
If you have many many activity, trust me you will deal with how to manage yourself (not your time) effectively. Thesis, organization, halqoh, committee, practicum assistance and other activity force me to give the extra effort to do all of them well. I hope I can be strong to do all. It is not wise if we only wish to eliminate the burden. Ok, 3 days later Eco-tropical summer program will begin. Hmm, maybe I should reduce laboratory activity. Two weeks is not short time, but I have make commitment to engage in the committee. So, I will do my duty as well as I can in this comittee. Eco-tropical is a program to introduce ecological diversity in Yogyakarta. This program will be followed by international students and will begin on October 20th until November 3rd 2013. In this program, I work with some of friends from Forestry, Gangga, Herlambang, and Fahri, Astri from Antropology, and some staffs from Office of International Affair (because this program is initiated by  Offi...